Kepsek SMPN 4 Makassar Bantah Siswanya Lakukan Bullying di Sekolah

siaranrakyat,_|| MAKASSAR ? Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 4 Makassar, Husain Patta akhirnya angkat suara perihal video viral terkait dugaan aksi bullying terhadap seorang siswa bertubuh kerdil oleh rekan sekolahnya.

Husain mengatakan, aksi tersebut bukanlah sebuah bullying, namun murid itu hanya diisengi teman-temannya.

?Sudah biasa terjadi, bukan bullyan tapi dijahili sama temannya,? kata Husain di Makassar.

Lanjut Husain, meski pihak keluarga korban telah menyetujui jalur damai, namun orang tua pelaku harus bertanggungjawab atas ulah anaknya itu di sekolah.

?Harusnya jangan sekadar minta maaf, tapi seharusnya orang tua (pelaku) dari yang bersangkutan bertanggungjawab penuh terhadap kerugian luka dan juga sikis yang dialami oleh korban, sekalipun pihak keluarga korban telah menyetujui jalur damai,? tutur Husain.

Pada kesempatan ini, Husain juga menyebut, kenakalan siswa di sekolah adalah cerminan didikan orang tua di rumah.

?Yaa? orang tua bijak memang harus seperti itu. Sikap dan keluakuan siswa di sekolah cerminan didikan orang tua,? pungkas Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Makassar ini.

Baca Juga :
Gelar Wisudah, STIE Amkop Lepas 265 Alumni

Diberitakan sebelumnya, viral video amatir bullying terhadap seorang siswa SMP bertubuh kerdil oleh rekan sekolahnya.

Dari video viral yang tersebar luas di media sosial, aksi bullying itu diketahui terjadi di SMP Negeri 4, Jalan Pongtiku, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Siswa yang jadi korban bullying dari teman sekolah sama-sama masih duduk di Kelas 1.

Korban tidak hanya dibully secara lisan, namun juga dalam bentuk fisik.

Pada video itu, terlihat pelaku menendang kepala korban hingga meminta korban untuk melompat dari lantai dua gedung sekolah.

Dari aksi bullying itu, korban kini mengalami trauma dan tidak mau lagi ke sekolah.

?Sudah tidak mau sekolah di sana, rencana mau kasih pindah di SMP Muhammadiyah Makassar saja. Banyak keluarga di sana sekolah bisa diawasi langsung. Dia bilang yang penting tidak ada orang nakal di tempatnya lagi,? ujar sepupu korban, Herman, Jumat (14/6).

Baca Juga :
Mentan Beri Kuliah Umum di Faperta, Bahas Pengaruh Budaya dalam Komunikasi Interkultural Bisnis

Penulis : Fajar Ahmad Wahyuddin