Waspada, Ini 7 Tanda Kanker Yang Harus Diperhatikan

siaranrakyat – Kanker adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh banyak orang di dunia. Kanker disebut menakutkan karena dapat membunuh secara diam-diam. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi jika seseorang mengetahui tanda-tanda kanker dengan melakukan deteksi dini.

Sebab, Evaluasi medis yang tepat waktu, tes diagnostik, dan konsultasi dengan profesional kesehatan dapat menghasilkan diagnosis dini dan hasil pengobatan yang lebih baik. Sementara pemeriksaan kesehatan rutin, pemeriksaan, dan menjaga komunikasi terbuka dengan penyedia layanan kesehatan Anda merupakan komponen penting dari upaya pencegahan dan deteksi kanker yang proaktif.

Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk mengenali tujuh tanda-tanda kanker pada tubuh.

1. Penurunan berat badan terus-menerus

Penurunan berat badan yang tidak terduga dan tidak dapat dijelaskan, terutama jika melebihi lima persen dari total berat badan Anda dalam waktu singkat, dapat menjadi tanda bahaya berbagai jenis kanker.

Hal tersebut lantaran kanker dapat mengubah metabolisme tubuh sehingga menyebabkan penurunan berat badan meskipun Anda tidak melakukan perubahan pada pola makan atau rutinitas olahraga. Jika Anda mengalami penurunan berat badan yang signifikan tanpa penyebab yang jelas, penting untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan.

2. Kelelahan terus-menerus

Meskipun kelelahan adalah gejala umum dari berbagai kondisi, namun kelelahan yang terus-menerus dan tidak dapat dijelaskan perlu diwaspadai. Bisa jadi ini merupakan indikasi adanya masalah kesehatan, termasuk kanker.

Kelelahan yang berhubungan dengan kanker sering kali tidak membaik setelah istirahat dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika Anda terus-menerus merasa lelah meskipun sudah cukup tidur dan istirahat, penting untuk mendiskusikan gejala ini dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Baca Juga :
Resmi Dibuka, Columbia Asia Aksara Siap Optimalkan Layanan Kesehatan

3. Perubahan pada kulit

Perubahan pada kulit, seperti munculnya tahi lalat baru, perubahan ukuran, bentuk, atau warna tahi lalat yang sudah ada, atau berkembangnya pertumbuhan kulit yang tidak biasa, harus dipantau secara cermat.

Perubahan kulit bisa menjadi tanda kanker kulit atau penyakit ganas yang menyerang organ lain. Pemeriksaan kulit secara teratur dan konsultasi segera dengan dokter kulit untuk mengetahui perubahan apa pun sangat penting untuk deteksi dini dan pengobatan.

4. Nyeri yang berulang

Nyeri adalah gejala kompleks yang dapat timbul dari berbagai kondisi, nyeri yang terus-menerus dan tidak dapat dijelaskan harus dievaluasi secara menyeluruh. Nyeri terus-menerus yang tidak membaik dengan obat-obatan yang dijual bebas bisa jadi tanda kanker.

Maka dari itu, sangat penting untuk memperhatikan lokasi, durasi, dan karakteristik nyeri dan mengomunikasikan rincian ini kepada penyedia layanan kesehatan Anda untuk penilaian komprehensif.

5. Kesulitan menelan

Kesulitan menelan atau yang juga dikenal sebagai disfagia bisa menjadi gejala kanker esofagus atau tenggorokan. Jika Anda mengalami kesulitan menelan yang terus-menerus, sensasi makanan tersangkut, atau nyeri saat menelan, penting untuk mencari pertolongan medis. Tes diagnostik, seperti endoskopi, mungkin disarankan untuk mengidentifikasi penyebab yang mendasari dan memulai pengobatan yang tepat.

6. Gangguan pencernaan atau mulas terus-menerus

Meskipun gangguan pencernaan atau nyeri ulu hati sering terjadi, gejala yang terus-menerus dapat mengindikasikan kanker saluran cerna, seperti kanker lambung atau esofagus.

Jika Anda mengalami rasa tidak nyaman, kembung, atau mulas yang terus-menerus, terutama jika tidak membaik dengan perubahan gaya hidup atau obat-obatan yang dijual bebas, penting untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan untuk mendapatkan evaluasi menyeluruh.

Baca Juga :
Allianz Indonesia Terus Fokus Lindungi Lebih Banyak Masyarakat Indonesia

7. Perubahan pola menstruasi

Bagi wanita, perubahan pola menstruasi, seperti menstruasi yang tidak teratur, pendarahan hebat yang tidak biasa, atau pendarahan di antara menstruasi, mungkin merupakan tanda-tanda kanker ginekologi, termasuk kanker ovarium atau rahim.

Penting untuk memperhatikan setiap perubahan signifikan dalam kebiasaan menstruasi dan mengomunikasikannya kepada penyedia layanan kesehatan untuk penilaian lebih lanjut.

Ketika mengalami salah satu tanda di atas, cobalah untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Hal ini untuk mengetahui kondisi kesehatan yang pasti. Ketika ternyata benar-benar ada kanker di dalam tubuh akan segera diobati. (wol/okezone/ryan/d2)