Dinamika Politik di Tanah Air Memanas, IHSG Berpeluang Bergerak Anomali

MEDAN, siaranrakyat – Kinerja bursa di Eropa dan Amerika banyak yang berada di zona hijau. Sejumlah bursa di Asia pada perdagangan pagi ini juga banyak yang ditransaksikan di teritori positif.

Hanya saja IHSG belum tentu akan bergerak seirama. Dikarenakan pada hari ini adalah batas terakhir pendaftaran Capres ke KPU, ditambah dengan rencana Presiden yang akan melakukan reshuffle kabinetnya.

Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, menuturkan bahwa fokus pelaku pasar akan tertuju ke sentimen domestik, sementara sentimen dari luar masih seputar konflik di timur tengah serta perkembangan harga maupun imbal hasil US Treasury.

?Dan sejauh ini sentimen dari luar tidak akan mendorong banyak perubahan pada pasar saham. Sehingga kinerja indeks bursa saham regional di Asia seharusnya mampu bergerak atau ditutup mixed,? tuturnya, Rabu (25/10).

Akan tetapi, IHSG bisa saja bergerak anomali. Potensi tekanan pada IHSG berpeluang terjadi pada hari ini. IHSG sangat berpeluang ditransaksikan atau ditutup di zona merah. Dinamika politik di tanah air yang belakangan kian memanas bisa membuat pelaku pasar keluar terlebih dahulu dari pasar saham. Setelah itu pelaku pasar baru akan melihat perkembangan ekonomi di luar sebagai acuan investasi.

Baca Juga :
Gelar Mini Expo LIKUPADI, Pegadaian Area Makassar 1 Akan Edukasi Masyarakat Pentingnya Literasi Keuangan

?Pada sesi pembukaan perdagangan hari ini IHSG dibuka naik tipis di level 6.825. Disisi lain kinerja mata uang rupiah sesaat setelah dibuka bergerak mixed dengan kecenderungan melemah di level 15.865. Tekanan pada mata uang rupiah di hari ini akan lebih rendah dibandingkan dengan awal pekan. Sejumlah indiaktor yang kerap membebani Rupiah belakangan kinerjanya memburuk,? ungkapnya.

Imbal hasil US Treasury, harga minyak maupun USD index semuanya kompak melemah di pagi ini. Meksi demikian Rupiah berpeluang ditransaksikan tidak jauh berbeda dengan kinerja sehari sebelumnya. Dan tekanan pada rupiah bisa saja meningkat jelang rilis data penting di AS serta pidato Gubernur Bank Sentral AS. Sehingga Rupiah belum sepenuhnya bebas dari tekanan pada perdagangan hari ini.

?Rupiah diproyeksikan akan bergerak dalam rentag 15.830 hingga 15.870 pada perdagangan hari ini. Dan untuk kinerja IHSG, karena masih diselimuti ketidakpastian serta bergerak cukup liar, saya memprediksikan IHSG berpeluang bergerak dalam rentang 6.730 hingga 6.850. Untuk harga emas yang pada hari ini yang relatif stabil di kisaran $1.972 per ons troy, berpeluang ditransaksikan dikisaran $1.950 hingga $1.980 per ons troy nya,? tandasnya. (wol/eko/d1)

Baca Juga :
Tiga Bulan Mengaspal, United E-Motor Kalla Kars Catat 284 SPK

Editor: Ari Tanjung