Tempe Masuk dalam Daftar Tumisan Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ini 5 Manfaatnya!

siaranrakyat – Tempe yang merupakan salah satu jenis makanan sehat tapi murah, tak dipungkiri memang jadi menu favorit banyak masyarakat Indonesia sehari-hari.

Tak hanya di Indonesia, tempe juga telah banyak dikenal oleh masyarakat mancanegara, terutama para vegan yang hanya mengonsumsi kudapan berbahan dasar tumbuh-tumbuhan atau bahan pangan nabati.

Bahkan baru-baru ini olahan tempe yakni tempe orek masuk dalam daftar tumisan terenak di dunia versi TasteAtlas, yang dirilis pada bulan September 2023.

Lezat, murah, dan bisa diolah jadi berbagai hidangan, nyatanya tempe juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, berikut paparannya seperti dihimpun dari Healthline dan BBCGoodFood, Minggu (17/9)

1. Bantu kelola kolesterol: Produk kedelai satu ini mengandung senyawa alami yang disebut isoflavon, yang konsumsi rutinnya dikaitkan dengan penurunan kadar kolesterol. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini mencakup penurunan low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol ‘jahat’.

Baca Juga :
Musim Hujan, Ini 10 Tips Agar Rumah Tidak Banyak Nyamuk

2. Sumber antioksidan: Isoflavon pada kedelai merupakan antioksidan baik, sehingga membantu meminimalkan kerusakan yang disebut stres oksidatif, akibat molekul radikal bebas. Penelitian menunjukkan isoflavon membantu mengurangi stres oksidatif dan tempe termasuk jenis makanan yang menyediakan kebutuhan tersebut.

3. Tinggi protein: Mengandung protein tinggi, dalam 100 gram tempe mengandung 20.7gram protein. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan kaya protein dapat meningkatkan termogenesis (produksi panas), yang menyebabkan peningkatan metabolisme dan membantu tubuh Anda membakar lebih banyak kalori setelah makan. Konsumsi makanan tinggi protein juga bantu mengendalikan nafsu makan karena meningkatkan rasa kenyang.

4. Mendorong kesehatan tulang: Tahukah Anda kalau tempe kaya akan mineral yang baik untuk tulang? Mulai dari kalsium, magnesium, dan fosfor. Selain itu, proses fermentasi saat membuat tempe bisa memecah senyawa anti-nutrisi, yang dapat menghambat penyerapan beberapa mineral ke tubuh.

5. Jaga kesehatan usus: Kaya akan serat, khususnya jenis serat prebiotik, makanya tempe baik untuk kesehatan sistem pencernaan. Serat ini memberi makan bakteri baik pada usus, membantu bakteri baik berkembang dan bertambah jumlahnya. Sehingga bisa menghasilkan senyawa, yakni asam lemak rantai pendek yang baik untuk usus. (okz/pel/d2)

Baca Juga :
Aksi Donor Darah Pegawai Perumda Pasar Makassar Kerjasama UPT Transfusi Darah Dinkes Provinsi Sulsel