Israel Bakal Kerahkan Segala Cara Cegah Elon Musk Sediakan Internet di Gaza

JAKARTA, Wasapda.co.id – Menteri Komunikasi Israel Shiomo Karhi mengatakan akan mencegah miliarder Elon Musk menyediakan internet ke Jalur Gaza dengan sistem komunikasi berbasis satelit miliknya, Starlink.

“Israel akan melakukan segala cara yang mereka miliki untuk melawan keputusan Musk,” kata Karhi, dengan menuduh kelompok Hamas akan menggunakannya dalam aktivitas mereka.

“Kantor saya akan memutuskan segala hubungan dengan Starlink,” lanjut Karhi.

Pernyataan tersebut dibuat setelah Musk mengatakan bahwa Starlink akan memperluas layanan ke ‘organisasi bantuan yang diakui secara internasional’ di Jalur Gaza setelah Israel memutus jaringan komunikasi yang menyebabkan pemadaman listrik total di daerah kantong yang terkepung pada Jumat (27/10) malam.

Layanan komunikasi dan internet di Jalur Gaza terputus total di tengah pengeboman hebat Israel di jalur pengumpan, menara, dan jaringan, menurut Perusahaan Telekomunikasi Palestina.

Baca Juga :
Berdayakan dan Maksimalkan Potensi Masyarakat, Indosat Dorong Inklusi Digital ke Indonesia Timur

Gaza telah berada dalam serangan udara tanpa henti oleh Israel sejak serangan kejutan oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.

Kelompok perlawanan Palestina tersebut meluncurkan Operasi Badai Al-Aqsa, sebuah serangan mendadak ke segala penjuru mencakup serentetan tembakan roket dan penyusupan ke wilayah Israel dari darat, laut, dan udara.

Israel melakukan balasan dengan serangan udara tanpa henti, yang semakin intensif pada Jumat malam bersamaan dengan serangan darat di tengah pemadaman total jaringan telekomunikasi dan internet.

Sedikitnya 7.703 warga Palestina, termasuk 3.595 anak-anak terbunuh dalam serangan Israel sementara korban jiwa si pihak Israel tidak melewati 1.400 jiwa.

Sebanyak 2,3 juta penduduk Gaza juga bergulat dengan kurangnya makanan, air, dan obat-obatan akibat blokade Israel terhadap wilayah tersebut.

Hanya sedikit truk bantuan yang menyeberang ke Gaza sejak pembukaan titik penyeberangan Rafah akhir pekan lalu. (inilah/wol/pel/d2)

Baca Juga :
Shell Indonesia Hadirkan Teknologi Pelumas Untuk Produktivitas Industri Tenaga Listrik di Indonesia