Prof Ridha Ajak Kaum Ibu Kurangi Angka Kematian Akibat Kanker Payudara di Indonesia

MEDAN, siaranrakyat – Kanker payudara merupakan kasus terbesar di dunia dan tingkat kesembuhan terhadapnya juga cukup tinggi yakni di angka 75 persen.

Sementara di Indonesia pengidap kanker payudara menjadi kasus tertinggi dunia. Namun, justru tingkat kematiannya yang lebih tinggi dengan persentase mencapai 75 persen.

Padahal, potensi kesembuhan pada kanker payudara cukup tinggi apabila terdeteksi sejak dini. Dengan kata lain, semakin awal diketahui dan ditangani, maka semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

Hal itu disampaikan Inisiator Gerakan Gadget Sehat Indonesia (GGSI), Prof Dr dr. Ridha Dharmajaya Sp.BS (K) saat memberikan penyuluhan pencegahan kanker payudara pada acara Milad ke 88 Muslimat Al Washliyah, di Hotel Madani Medan, Rabu (22/11) kemarin.

“Kondisi ini cukup memprihatinkan. Masyarakat kita terkhusus kaum ibu banyak yang tidak mengambil tindakan sejak dini sehingga penanganan sering terlambat,” ujar Prof Ridha.

Baca Juga :
Penelitian: Konsumsi Teh dan Kopi Bisa Tingkatkan Fisik Saat Lansia

Masih menurut Prof Ridha, perlu informasi yang baik kepada masyarakat agar mereka sadar dan memahami bahwa kanker payudara itu bisa disembuhkan.

Prof Ridha Ajak Kaum Ibu Kurangi Angka Kematian Akibat Kanker Payudara di Indonesia
(HO/GGSI)

“Sehingga para kaum ibu yang mengidap kanker payudara memiliki keinginan dan semangat yang besar untuk tetap hidup dengan melakukuan penanganan pencegahan sejak dini,” tutur dokter spesialis bedah syaraf itu di hadapan ratusan kaum ibu yang hadir.

Prof Ridha pun turut memberi apresiasi kepada kelompok ibu-ibu Muslimat Al Washliyah yang turun langsung menjadi bagian penyaluran informasi kesehatan kepada kaum ibu di keluarga dan juga masyarakat Medan bahkan Sumatera Utara.

Baca Juga :
Peran Allianz Indonesia Dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Nasional