Tips Memotong Daging Sapi agar Tak Alot saat Dimakan

JAKARTA, siaranrakyat – Daging Sapi memang tinggi serat dan kaya akan protein. Diperkirakan dalam 100 gram daging sapi terdapat 26,1 gram protein di dalamnya.

Daging sapi pun mudah diolah menjadi berbagai masakan, mulai dari rendang, gulai, semur, steak, dan masih banyak lagi. Hanya saja, mengolah daging sapi memang tidak semudah mengolah daging ayam.

Ketika salah mengolah, maka daging sapi akan menjadi alot tidak jarang malah sulit hancur saat dimakan. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah cara memotongnya.

Chef Stefu Santoso mengatakan ternyata cara memotong daging berpengaruh pada hasil masakan lho. Lantai bagaimana sih cara memotong daging yang benar?

Baca Juga :
Kekerasan Seksual di Dunia Kerja Tuai Perhatian, Prof Ridha: Dunia Digital Bahkan Lebih Brutal

?Kalau bicara secara umum, memotong daging harus melawan serat. Tujuannya setelah dipotong, daging akan mengikat,? ujar Chef Stefu saat ditemui dalam acara MLA baru-baru ini.

Chef Stefu menambahkan dengan memotong daging yang melawan serat memudahkan Anda untuk mengunyah. Dan pastinya daging itu tidak mudah hancur saat direbus.

?Kebayang nggak makan mie pakai sumpit tapi nggak dipotong putus, bisa nggak dikunyah? Susah. Itu tujuan memotong daging melawan serat untuk memudahkan dikunyah,? paparnya.

Namun bila membahas soal daging yang empuk atau lunak, Chef Stefu mengatakan hal itu berpengaruh pada kualitas dagingnya.

?Karena kualitas daging yang bagus sudah tidak ada obatnya. Kualitas daging berpengaruh pada tenderness, belum lagi bicara flavour dan tasted,? pungkasnya. (wol/okezone/eko/d2)

Baca Juga :
Awas! Sering Scrolling di Medsos Pertanda Anda Kecanduan Gadget, Begini Penjelasan Prof Ridha